Shakira — «Spotify Anniversary LIVE»: Ketika Waktu Bernyanyi Bersama Hati
Diedit oleh: Inna Horoshkina One
Ikon musik global, Shakira, baru-baru ini merayakan tiga dekade karirnya di panggung musik dengan hadiah istimewa bagi para penggemar: sebuah mini-album konser bertajuk «Spotify Anniversary | Oral Fixation (20th) & Pies Descalzos (30th) LIVE». Rilisan ini secara cerdas menggabungkan dua momen krusial yang mendefinisikan perjalanan artistiknya. Album tersebut menandai peringatan 30 tahun album debut internasionalnya, «Pies Descalzos» (1995), yang menjadi titik awal ketenarannya, dan peringatan 20 tahun «Fijación Oral Vol. 1» (2005), yang melambangkan terobosan besarnya di kancah global.
EP (Extended Play) ini menyuguhkan lima lagu klasik yang diinterpretasikan ulang dalam format suara langsung (live). Di antara lagu-lagu yang dipilih terdapat komposisi favorit penggemar seperti «Antología», «La Pared», «Día de Enero», dan tentu saja, lagu legendaris yang menjadi judul album, «Pies Descalzos, Sueños Blancos». Meskipun dibawakan dengan aransemen yang terasa segar, lagu-lagu ini berhasil mempertahankan getaran asli dan energi yang sama ketika Shakira pertama kali memikat hati pendengar tiga puluh tahun yang lalu.
Elemen yang paling disorot dan menjadi pusat perhatian dalam EP ini adalah versi baru dari lagu hit ikonik, «Hips Don’t Lie». Dalam versi segar ini, Shakira tidak tampil sendirian, melainkan berkolaborasi dengan dua musisi ternama dari latar belakang berbeda. Yang pertama adalah Ed Sheeran, yang menyumbangkan lirik lembut khas pop Inggris, dan yang kedua adalah Beéle, seorang artis muda Kolombia yang membawa ritme Karibia dan semangat panas matahari dari Barranquilla.
Kolaborasi dalam lagu «Hips Don’t Lie» ini menjadi perpaduan generasi dan budaya yang menarik. Ini adalah pertemuan antara puisi pop, semangat membara, dan akar musik yang terjalin dalam satu tarian yang harmonis, menunjukkan bagaimana musik Shakira mampu menjangkau berbagai spektrum artistik tanpa kehilangan identitasnya.
Album konser ini dirilis secara eksklusif di platform Spotify, menegaskan adanya kemitraan khusus antara sang artis dan layanan streaming tersebut. Peluncuran ini jauh melampaui sekadar perayaan ulang tahun; ini adalah bukti nyata relevansi abadi Shakira di industri musik. Dengan catatan lebih dari 6,1 miliar streaming, mengejutkan bahwa separuh dari audiensnya berusia di bawah 30 tahun. Fakta ini menunjukkan bahwa Shakira masih mampu berbicara dan terhubung dengan bahasa generasi yang baru memulai perjalanan hidup mereka.
Kualitas aransemen langsung yang disajikan sangat memukau dan mendalam. Aransemen ini diciptakan dengan partisipasi Luis Fernando Ochoa, produser yang turut menggarap album-album awal Shakira, sehingga memberikan sentuhan nostalgia yang mendalam sekaligus autentik. Selain itu, keterlibatan ansambel yang terdiri dari 14 musisi string (alat musik gesek) mengubah setiap lagu menjadi pengakuan intim dan emosional yang disampaikan langsung kepada pendengar, menciptakan suasana konser yang sangat personal.
Bagi Shakira, proyek ini jauh melampaui sekadar menengok masa lalu atau sekadar nostalgia. Ini adalah tindakan pembaruan diri, di mana cinta, rasa sakit, dan kekuatan yang terkumpul selama tiga dekade diubah menjadi energi yang segar dan dinamis untuk masa depan. Dia tidak hanya mengulang sejarah; sebaliknya, dia menari dan menghidupkan kembali sejarah tersebut, membuktikan bahwa setelah tiga puluh tahun, percikan yang sama masih ada dan berdetak dalam ritme jantung para pendengarnya.
Sumber-sumber
Asian News International (ANI)
Spotify Newsroom
El País
Infobae
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
