Steven Lang Konfirmasi Kembali Peran Quaritch di Avatar 3, Tayang Desember 2025

Diedit oleh: An goldy

Aktor Steven Lang telah memberikan konfirmasi resmi mengenai kembalinya ia memerankan Kolonel Miles Quaritch dalam film yang saat ini diberi judul sementara, Avatar: Fire and Ash. Film ini dijadwalkan tayang perdana pada 19 Desember 2025. Lang akan sekali lagi menghidupkan karakter antagonis, namun kali ini dalam wujud 'recombinant'—sebuah avatar Na'vi yang memuat ingatan Quaritch. Perkembangan ini merupakan kelanjutan langsung dari alur cerita yang telah dibangun di bagian sebelumnya dari waralaba epik ini.

Menurut Lang, proses pengambilan gambar utama untuk Avatar 3, dan bahkan mungkin untuk episode-episode berikutnya, telah rampung. Hal ini menandakan bahwa produksi film telah mencapai kemajuan yang signifikan. Sutradara James Cameron dilaporkan tengah memfokuskan energinya pada fase pascaproduksi guna memastikan semua target waktu, terutama tenggat waktu rilis tahun 2025, dapat terpenuhi. Produser John Landau sebelumnya telah menggarisbawahi bahwa sebagian besar materi untuk film ketiga dan bahkan sebagian dari film keempat telah direkam secara paralel saat syuting Avatar: The Way of Water, sebuah strategi produksi berskala masif yang diterapkan oleh Lightstorm Entertainment dan 20th Century Studios.

Bagian ketiga dari saga ini diprediksi akan menggali lebih dalam mengenai krisis identitas internal yang dialami Quaritch. Hal ini mungkin mengisyaratkan adanya potensi perubahan dalam kesetiaannya atau peran yang lebih kompleks di tengah pengenalan klan-klan Na'vi baru. Secara khusus, akan diperkenalkan klan yang dikenal sebagai 'Ash People' (Orang Abu). Klan ini, sebagaimana digambarkan oleh Cameron, akan melambangkan elemen api dan berfungsi sebagai antitesis terhadap representasi Na'vi yang selama ini cenderung positif dalam dua film pertama. Pemimpin klan ini adalah Varang, yang diperankan oleh Oona Chaplin. Berdasarkan informasi yang belum terkonfirmasi, klan ini berpotensi menjalin aliansi dengan Quaritch dan pasukan RDA, sebuah perkembangan yang dapat memperkeruh konflik di antara suku-suku Na'vi.

Eksplorasi dunia Pandora akan terus berlanjut dengan diperkenalkannya budaya-budaya lain, seperti 'Wind Traders' (Para Pedagang Angin). Cameron mendeskripsikan mereka sebagai kelompok nomaden pedagang yang hidup dalam hubungan simbiosis dengan makhluk-makhluk terbang. Berbeda dengan The Way of Water yang sangat berfokus pada aspek akuatik, Avatar 3 menjanjikan nuansa yang lebih gelap dan eksplorasi dimensi baru dari planet tersebut. Kabarnya, Avatar: Fire and Ash akan menjadi film terpanjang dalam seri ini, dengan durasi yang diperkirakan mencapai 3 jam 15 menit. Keberhasilan film ini sangat krusial, sebab nasib realisasi keseluruhan epik lima bagian—termasuk perilisan Avatar 4 pada Desember 2029 dan Avatar 5 pada Desember 2031—bergantung padanya.

Sebagai bagian dari persiapan menjelang peluncuran film ketiga, bioskop-bioskop dijadwalkan akan menayangkan kembali Avatar: The Way of Water selama seminggu penuh, dimulai pada tanggal 3 Oktober 2025. Langkah ini diharapkan dapat membangkitkan kembali antusiasme publik terhadap dunia Pandora sebelum babak baru kisah ini dimulai.

Sumber-sumber

  • Galileu

  • IGN

  • GamesRadar+

  • Screen Rant

  • Collider

  • Reuters

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.