School of Magical Animals 4 Pertahankan Dominasi di Box Office Jerman Selama Lima Minggu Berturut-turut
Diedit oleh: An goldy
Film keluarga "School of Magical Animals 4" telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa di pasar bioskop Jerman, berhasil mempertahankan posisi teratas selama lima minggu berturut-turut. Keberhasilan sinema domestik ini memungkinkan film tersebut mengungguli rilis internasional besar seperti "One Battle After Another" dan "Black Phone 2". Hal ini jelas menunjukkan adanya sambutan yang sangat kuat dari audiens lokal terhadap produksi Jerman, mengukuhkan posisi film ini sebagai favorit nasional.
Hingga saat ini, film tersebut telah menarik 2,4 juta penonton ke bioskop. Angka ini melampaui total pendapatan box office dari kedua bagian sebelumnya dalam waralaba ini, menjadikannya fenomena signifikan dalam lanskap perfilman Jerman saat ini. Minat yang stabil dan berkelanjutan ini menekankan tingginya permintaan untuk konten keluarga nasional, dan dominasi film yang tak terputus mengindikasikan efek "sarana mulut" (word-of-mouth) yang sangat kuat di kalangan penonton.
Karya sinema ini, yang diadaptasi dari seri buku terlaris karya Margit Auer, memulai debutnya dengan hasil yang mengesankan. Pada akhir pekan pertamanya saja, film ini telah mengumpulkan lebih dari 630.000 penonton, segera mengamankan posisi kepemimpinannya. Bagian keempat ini, yang tayang perdana pada tanggal 25 September 2025, meneruskan tradisi yang telah dibangun oleh tiga film pertamanya, di mana masing-masing film sebelumnya pernah meraih Penghargaan Film Jerman dalam kategori "Film Paling Banyak Dikunjungi". Selain itu, pada pekan pertama penayangannya, film ini juga berhasil masuk dalam sepuluh besar box office global, menempati peringkat ke-8 dunia.
Alur cerita berpusat pada Miriam (diperankan oleh Tomomi Temann), yang sedang mengunjungi temannya, Ida (diperankan oleh Emilia Mayer), dan bersama-sama mereka menghadiri Sekolah Winterstein. Dalam suasana yang penuh misteri ini, para siswa dihadapkan pada ancaman penutupan institusi pendidikan mereka karena kurangnya pendaftaran murid baru. Penyelamatan sekolah dan komunitas magisnya bergantung pada kompetisi sekolah yang akan datang. Perhatian juga tertuju pada makhluk ajaib baru: burung hantu bernama Muriel dan lemur yang energik bernama Fitzgerald, yang kemudian menjadi pasangan Miriam. Penonton juga menyoroti peningkatan signifikan dalam kemampuan akting para pemain muda, seperti Ida dan Benny, yang memberikan kedalaman baru pada narasi.
Kesuksesan sinematik ini secara langsung menjadikan bagian keempat sebagai film Jerman terlaris kedua tahun ini, menunjukkan betapa pentingnya dukungan terhadap proyek-proyek budaya domestik. Keberhasilan waralaba ini, yang secara total telah menarik sekitar tujuh juta penonton selama tiga bagian sebelumnya, menegaskan bahwa kisah tentang persahabatan, kebersamaan, dan mengatasi hambatan internal sangat diterima oleh khalayak luas. Film dengan durasi 102 menit ini telah menerima rating FSK tanpa batasan usia, menjadikannya tontonan yang dapat diakses oleh semua generasi.
Sumber-sumber
GMX
Spiegel Online
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
