Film Konser Ambisius Billie Eilish dan James Cameron Dijadwalkan Tayang 20 Maret 2026
Diedit oleh: An goldy
Sebuah trailer perdana telah dirilis untuk film konser ambisius milik Billie Eilish, yang diberi judul "HIT ME HARD AND SOFT: THE TOUR (LIVE IN 3D)". Proyek ini diposisikan sebagai sebuah peristiwa sinematik yang sangat penting. Film ini mendokumentasikan tur dunia berskala besar dari penyanyi pop tersebut, yang diadakan sebagai dukungan untuk albumnya yang rilis pada tahun 2024. Yang menarik, film ini dikerjakan bersama antara Eilish sendiri dan sinematografer ternama, James Cameron.
James Cameron, sosok di balik mahakarya seperti "Avatar", mengklaim bahwa dalam produksi film konser ini telah diterapkan teknologi yang belum pernah digunakan sebelumnya dalam genre film konser. Jadwal rilis resmi film ini ditetapkan pada tanggal 20 Maret 2026. Trailer yang telah beredar menampilkan cuplikan penampilan langsung yang memukau, direkam saat tur berlangsung—termasuk momen dari Manchester—serta menyajikan sisi di balik layar yang menyingkap kedekatan antara sang artis dengan para penggemarnya.
Tur "Hit Me Hard and Soft: The Tour" merupakan tur utama ketujuh bagi penyanyi tersebut. Tur ini membentang dari tanggal 29 September 2024 di Quebec City hingga penutupannya pada 23 November 2025 di San Francisco, mencakup total 106 pertunjukan. Sepanjang rangkaian tur tersebut, Billie Eilish didukung oleh sejumlah bintang tamu spesial, termasuk Nat & Alex Wolff, Towa Bird, The Marías, Young Miko, Ashnikko, Finneas, Tom Odell, Lola Young, Syd, Magdalena Bay, Yoasobi, Fujii Kaze, dan Men I Trust.
Cameron secara tegas menyoroti skala proyek yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Ia menyatakan, "Belum ada yang pernah merekam film konser dengan skala seperti ini. Kami memanfaatkan teknologi yang belum pernah diterapkan sebelumnya." Film ini menggabungkan rekaman pertunjukan live yang energik dengan adegan-adegan di balik panggung yang jujur, menawarkan penonton pandangan mendalam mengenai perjalanan emosional tur tersebut. Salah satu momen yang terekam dalam film menunjukkan Eilish berbagi bahwa ini adalah pertunjukan pertamanya tanpa kehadiran saudaranya dan mitra kreatif lamanya, Finneas.
Distribusi film ini akan ditangani oleh Paramount Pictures. Sementara itu, Lightstorm Entertainment, Darkroom Records, dan Interscope Films turut terlibat dalam proses produksinya. Industri perfilman memandang perilisan ini sebagai potensi titik balik dalam evolusi genre film konser, di mana teknologi 3D mungkin akan menjadi alat yang lebih umum digunakan, layaknya adopsi warna dalam dunia sinema di masa lampau. Proyek ini menunjukkan tekad Billie Eilish untuk terus berinovasi dalam representasi visual karyanya, memanfaatkan keahlian salah satu sutradara paling berpengaruh di era kontemporer.
Keputusan untuk menggandeng James Cameron, yang dikenal dengan inovasi visualnya, menegaskan bahwa film ini lebih dari sekadar rekaman pertunjukan biasa; ini adalah upaya sinematik yang serius. Penonton dapat bersiap untuk pengalaman imersif yang melampaui batasan film konser konvensional, berkat perpaduan antara performa mentah Eilish dan visi teknis Cameron. Tanggal 20 Maret 2026 menjadi penanda penting bagi para penggemar musik dan pecinta film untuk menyaksikan kolaborasi monumental ini.
20 Tampilan
Sumber-sumber
HYPEBEAST
Grazia
Xfinity Mobile Arena
Vivid Seats
The Independent
The Hollywood Reporter
The Music Network
iHeart
The Playlist
Wikipedia
TheWrap
ELLE
Dark Horizons
W Magazine
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



