Louis Vuitton Musim Gugur/Dingin 2026-2027: Visi "Timeless" Pharrell Williams di Paris Fashion Week

Diedit oleh: Katerina S.

Koleksi busana pria Louis Vuitton untuk musim Gugur/Dingin 2026-2027 yang dipamerkan di panggung Paris Fashion Week menandai sebuah evolusi signifikan di bawah kepemimpinan kreatif Pharrell Williams. Koleksi ini memberikan sinyal kuat mengenai transisi merek menuju desain yang lebih tenang, terkendali, dan presisi, yang dirancang khusus untuk memperkokoh posisi Louis Vuitton sebagai pilar utama dalam industri kemewahan global. Williams secara khusus menamai koleksi ini "Timeless", sebuah tajuk yang mencerminkan ambisi untuk menciptakan pakaian yang melampaui tren sesaat.

Sebagai latar belakang peragaan, sebuah ruang imersif yang memukau digunakan, yakni DROPHAUS. Struktur ini merupakan rumah kaca prefabrikasi yang lahir dari kolaborasi eksklusif dengan firma desain ternama asal Jepang, NOT A HOTEL. Secara keseluruhan, tren mode pria tahun 2026 memang menunjukkan kecenderungan ke arah gaya berlapis yang lebih disempurnakan serta potongan yang rileks namun tetap memiliki struktur yang kuat. Arah baru Louis Vuitton ini sepenuhnya sejalan dengan pergeseran tersebut, menampilkan utilitas yang sangat halus dan kecanggihan yang tak tertandingi, yang semakin diperkuat dengan pengumuman lini aksesori "Trunk Edition" yang akan segera hadir.

Siluet yang ditampilkan dalam koleksi ini menonjolkan pakaian luar dengan potongan yang sangat tegas. Mantel paletot yang terstruktur menjadi pusat perhatian, dipadukan secara harmonis dengan celana panjang yang mempertahankan garis-garis tajam dan presisi. Desain ini tidak hanya mengutamakan estetika visual, tetapi juga memastikan kebebasan bergerak yang maksimal bagi pemakainya, menciptakan keseimbangan antara fungsionalitas dan gaya kelas atas.

Pemilihan material dalam koleksi ini menjadi bukti nyata dari definisi kemewahan modern. Penggunaan wol halus, kulit yang telah diproses dengan teknik khusus, serta kain-kain berat yang memiliki aliran jatuh yang indah memberikan kesan substansial pada setiap setelan. Beberapa bagian yang paling mencolok meliputi setelan jas double-breasted yang elegan, blazer kulit yang mewah, serta jaket bomber yang dibuat dari kulit buaya berkualitas tinggi, memberikan tekstur yang kaya pada keseluruhan koleksi.

Kecanggihan teknis bertemu dengan nilai-nilai klasik dalam setiap detail jahitan. Jaket setelan tradisional mengalami transformasi menjadi blouson nilon yang memiliki sifat tahan air, sementara beberapa kain dengan motif houndstooth yang ikonik dijahit menggunakan benang reflektif khusus. Fitur ini memberikan visibilitas tambahan di malam hari, menunjukkan bagaimana Louis Vuitton mengintegrasikan kebutuhan fungsional ke dalam busana formal yang elegan.

Palet warna yang dipilih untuk musim ini sebagian besar terdiri dari nada dasar yang tenang dan abadi, seperti hitam pekat, abu-abu arang, dan biru tua yang dalam. Namun, terdapat aksen warna yang ditempatkan secara strategis untuk memberikan karakter, termasuk warna-warna bumi seperti tan, hijau hutan, dan khaki. Menariknya, elemen Monogram yang biasanya sangat dominan kini digunakan dengan lebih bijaksana dan halus, memberikan kesan eksklusivitas yang lebih dewasa.

Koleksi ini juga memperkenalkan rangkaian aksesori yang inovatif, termasuk topi suede tahan air yang menampilkan logo melalui teknik pelubangan yang presisi. Di sektor alas kaki, diperkenalkan sepatu dengan sol Soft Goodyear yang revolusioner. Teknologi sol ini memungkinkan sepatu formal untuk memiliki fleksibilitas tinggi sehingga dapat ditekuk dengan mudah, memberikan kenyamanan yang setara dengan sepatu kets ringan namun tetap mempertahankan tampilan yang sangat formal dan berkelas.

Peragaan busana FW26 ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Louis Vuitton di bawah arahan Pharrell Williams. Koleksi ini berhasil mendemonstrasikan keseimbangan yang sangat meyakinkan antara warisan sejarah rumah mode ini dengan inovasi masa depan, serta antara kemegahan pertunjukan dengan kehalusan detail produk. Pendekatan strategis ini menegaskan kembali otoritas Louis Vuitton dalam industri mode internasional.

23 Tampilan

Sumber-sumber

  • G4Media.ro

  • 10 Magazine

  • FHCM - Fédération de la Haute Couture

  • Sortiraparis

  • LOUIS VUITTON

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.