Objek Misterius Melintas di Langit Burj Khalifa Saat Malam Tahun Baru: Apa yang Terjadi?

Penulis: Uliana S.

Sebuah objek tidak teridentifikasi yang bergerak cepat direkam dalam video selama perayaan Tahun Baru di Dubai dalam siaran langsung Fox News.

Siaran langsung jarang sekali menyajikan kejutan tak terduga, namun perayaan pergantian tahun di Dubai tahun ini menjadi pengecualian. Tepat pada 1 Januari 2026, pukul 20:50 Waktu Universal Terkoordinasi (UTC), saat siaran langsung pertunjukan kembang api di sekitar Burj Khalifa ditayangkan oleh Fox News, sebuah objek anomali tertangkap kamera. Jutaan pemirsa di seluruh dunia menyaksikan fenomena yang dalam hitungan jam memicu perdebatan sengit di kalangan para pakar dan penggemar misteri.

Insiden ini terjadi persis setelah tengah malam waktu setempat. Di tengah sorotan kembang api yang memukau dan pancaran sinar laser yang menerangi gedung pencakar langit ikonik tersebut, sebuah titik hijau bergerak cepat muncul di sisi kiri bingkai. Dalam waktu hanya dua detik, objek tersebut, yang meninggalkan jejak cahaya singkat, melesat secara diagonal seolah mengitari menara sebelum menghilang ke dalam kegelapan malam. Kemunculannya tidak hanya terekam oleh kamera utama Fox News, tetapi juga oleh siaran dari Associated Press dan NDTV. Fakta ini secara signifikan menepis dugaan bahwa itu hanyalah artefak digital atau gangguan pada satu perangkat saja.

Keunikan kejadian ini terletak pada tiga aspek krusial. Pertama, ini adalah kasus pengamatan simultan dalam skala besar. Objek tersebut terlihat oleh jutaan orang secara bersamaan melalui siaran langsung, menjadikannya salah satu fenomena yang paling terekam secara publik dalam kategori ini. Kedua, parameter objek tersebut—kecepatan yang sangat tinggi (perkiraan awal menyebutkan kecepatan yang sebanding dengan drone balap), ketiadaan lampu navigasi khas, dan lintasannya—tidak mudah menggolongkannya ke dalam kategori pesawat terbang yang dikenal. Ketiga, hingga saat ini, 3 Januari 2026, pihak penyelenggara resmi perayaan maupun otoritas Uni Emirat Arab belum memberikan komentar teknis apa pun. Hal ini membuka ruang lebar bagi munculnya berbagai hipotesis ilmiah.

Para spesialis yang mengomentari kejadian ini sepakat bahwa analisis mendalam sangat diperlukan. Carlton Monroe, seorang analis independen teknologi kedirgantaraan, menyatakan, “Penjelasan yang paling mungkin tetaplah drone berkecepatan tinggi, mungkin dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang tidak standar. Namun, ketiadaan pernyataan dari dinas keamanan, mengingat ketatnya regulasi ruang udara Dubai pada malam Tahun Baru, benar-benar menimbulkan rasa penasaran.” Di kalangan komunitas ilmiah, peristiwa ini kini mulai dikaji dalam konteks program studi fenomena atmosfer tak dikenal (UAP) yang sedang digalakkan oleh beberapa negara.

Kasus ini dinilai sangat berharga karena adanya rekaman video yang berkualitas tinggi dan berasal dari berbagai sumber. Dokumentasi visual yang solid ini menyediakan materi penting untuk analisis spektral dan lintasan lebih lanjut. Meskipun spekulasi liar mudah menyebar di media sosial, fokus utama para ahli adalah pada data empiris yang tersedia. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa langit di atas pusat-pusat metropolitan besar masih menyimpan misteri yang belum terpecahkan, bahkan di tengah kemajuan teknologi pengawasan yang paling canggih sekalipun.

46 Tampilan

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.