Solana (SOL): Kenaikan Jangka Pendek di Tengah Tekanan Jangka Panjang

Diedit oleh: Yuliya Shumai

Per tanggal 16 Maret 2026, mata uang kripto Solana (SOL) menunjukkan tanda-tanda kebangkitan minat beli jangka pendek, dengan harga diperdagangkan di sekitar level 92,16 dolar AS. Angka ini mencerminkan kenaikan harian yang signifikan sebesar 4,70% dibandingkan hari sebelumnya, yang menandakan penguatan momentum dalam fase pemulihan saat ini. Analisis teknis mengungkapkan bahwa harga telah berhasil melampaui rata-rata pergerakan jangka pendek secara meyakinkan; SMA 7-hari tercatat pada level 88,75 dolar, sementara SMA 20-hari berada di posisi 86,64 dolar. Relative Strength Index (RSI) saat ini berfluktuasi di kisaran 58,87, menunjukkan tren kenaikan menuju angka 60, yang memberikan ruang bagi pergerakan naik lebih lanjut. Selain itu, histogram MACD mengindikasikan melemahnya tekanan bearish, yang berpotensi memicu persilangan bullish dalam waktu dekat.

Meskipun terdapat sinyal positif dalam jangka pendek, tren jangka panjang Solana tetap berada di bawah tekanan karena harga masih diperdagangkan jauh di bawah indikator utama jangka panjang. Secara khusus, SMA 200-hari berada di kisaran 148,93 atau 156 dolar, yang mempertegas bias bearish yang masih bertahan dalam perspektif yang lebih luas. Para analis mengamati bahwa meskipun harga diperdagangkan di atas pita atas Bollinger Band—menandakan momentum jangka pendek yang kuat—hal ini juga menunjukkan kedekatan dengan level resistensi segera di angka 96,06 dolar. Level resistensi terobosan yang lebih kuat ditetapkan pada 98,67 dolar, sementara dukungan segera ditemukan pada level 89,10 dolar, dengan dukungan kuat berada di posisi 84,75 dolar.

Konteks minat institusional yang mendukung pemulihan SOL berkaitan erat dengan peluncuran dana diperdagangkan di bursa (ETF) Solana pada akhir tahun 2025. Sebagai contoh, perusahaan 21Shares telah mengajukan prospektus akhir untuk ETF spot Solana mereka, dengan menetapkan biaya manajemen sebesar 0,21%. Pada akhir November 2025, aliran dana masuk ke ETF Solana sempat mencapai periode berkelanjutan selama enam belas hari, meskipun kemudian 21Shares TSOL mencatat arus keluar sebesar 34 juta dolar, yang menjadi hari pertama arus keluar bersih bagi sektor tersebut. Minat institusional ini, yang tercermin dalam aliran masuk yang stabil, menghasilkan likuiditas yang signifikan dan meningkatkan kesadaran terhadap token ini di kalangan investor tradisional.

Prediksi para analis mencerminkan dualitas antara optimisme jangka pendek dan kehati-hatian jangka panjang. Analis Rebeka Moen, dalam analisisnya pada awal Maret 2026, sempat memperkirakan bahwa indikator teknis mendukung pergerakan menuju rentang 150-155 dolar dalam waktu 4 hingga 6 minggu, dengan syarat dukungan di level 120 dolar dapat dipertahankan, meskipun jangka waktu tersebut kini telah terlampaui. Di sisi lain, Alex Carchidi tetap berpegang pada skenario bullish jangka panjang, memproyeksikan harga akan mencapai level atau lebih dari 200 dolar pada akhir tahun 2026. Sebagai skenario optimis lainnya, 21Shares memprediksi Solana akan mencapai angka 197 dolar pada tahun 2026.

Dari sudut pandang perdagangan, level saat ini di sekitar 92,16 dolar dianggap sebagai titik masuk yang masuk akal jika terjadi koreksi ke arah 91,71 dolar, dengan penempatan stop-loss di bawah dukungan segera 89,10 dolar. Investor konservatif disarankan untuk menunggu terobosan yang terkonfirmasi dan penutupan yang stabil di atas resistensi kunci 98,67 dolar sebelum mempertimbangkan untuk masuk ke posisi baru. Struktur teknis Solana, menurut analis gnarleyquinn, menunjukkan pembentukan titik rendah yang lebih tinggi (higher lows) di bawah zona resistensi 92 dolar selama beberapa minggu terakhir, yang mengindikasikan pelemahan bertahap pada tekanan jual. Data derivatif terbaru juga menunjukkan lonjakan tajam dalam likuidasi posisi short, yang melebihi 16 juta dolar dalam 24 jam, sebuah faktor yang dapat mendorong harga naik jika momentum bullish berlanjut.

Aktivitas pasar secara keseluruhan mencerminkan keterlibatan yang meningkat secara signifikan. Open Interest (OI) pada kontrak berjangka SOL melonjak lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir, mencapai nilai 5,57 miliar dolar, yang menunjukkan akumulasi posisi yang besar. Pertumbuhan ini dibarengi dengan likuidasi posisi bearish senilai 14,43 juta dolar. Namun, di balik optimisme jangka pendek ini, data menunjukkan bahwa akumulasi koin oleh pemegang jangka panjang telah menurun hampir 50% dibandingkan dengan puncak profitabilitas sebelumnya pada awal Februari, yang berisiko melemahkan dukungan di bawah pemulihan saat ini. Dalam konteks yang lebih luas, volatilitas pasar saham, yang diukur oleh indeks VIX, turun 7,4% menjadi 25,17, menandakan berkurangnya penghindaran risiko di tengah berita tentang upaya diplomatik untuk memulihkan lalu lintas melalui Selat Hormuz.

4 Tampilan

Sumber-sumber

  • blockchain.news

  • Capital.com

  • CoinCodex

  • The Motley Fool

  • YCharts

  • MEXC News

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.