Harga Chainlink Bergerak di Sekitar $12,12 di Tengah Antisipasi Peluncuran ETF Grayscale dan Kemajuan CCIP

Diedit oleh: Yuliya Shumai

Harga Chainlink Bergerak di Sekitar $12,12 di Tengah Antisipasi Peluncuran ETF Grayscale dan Kemajuan CCIP-1

Pada tanggal 22 November 2025, mata uang kripto Chainlink (LINK) berada di bawah tekanan jual secara teknis, berjuang untuk mempertahankan posisinya di dekat level harga 12,12 dolar Amerika Serikat. Posisi harga ini terjadi seiring dengan melemahnya sentimen pasar kripto secara umum. Harga LINK telah tergelincir di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) kunci, yaitu SMA 7 hari yang berada di level 13,08 dolar dan SMA 20 hari yang ditetapkan pada 14,39 dolar.

Analisis teknis menunjukkan bahwa aset ini sedang menguji batas bawah zona dukungan, mendekati batas bawah Pita Bollinger yang terletak di 12,03 dolar. Kondisi ini bisa mengindikasikan bahwa aset tersebut mungkin mengalami kondisi jenuh jual dalam waktu dekat. Indikator Relative Strength Index (RSI) mencatat angka 29,54, sementara indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih mempertahankan bias bearish, yang secara jelas merefleksikan momentum negatif yang sedang berlangsung di pasar.

Meskipun terdapat kelemahan teknis jangka pendek, fundamental aset dan minat institusional justru menunjukkan adanya akumulasi. Grayscale Investments, salah satu pemain besar di ranah aset digital, dilaporkan telah menambah kepemilikan LINK mereka, melampaui ambang batas 1,3 juta token per November 2025. Selain itu, rasio pasokan LINK yang tersimpan di bursa mencapai titik terendah sepanjang masa, yaitu 0,13 pada bulan yang sama. Angka ini merupakan sinyal kuat bahwa aset yang siap untuk dijual secara instan semakin menipis ketersediaannya.

Proses akumulasi ini semakin diperkuat dengan adanya pergerakan dana keluar dari bursa. Sejak Oktober, lebih dari 220 juta dolar dalam bentuk LINK telah ditarik dari platform perdagangan, yang mengindikasikan bahwa investor memindahkan aset mereka ke dalam penyimpanan jangka panjang, layaknya menimbun harta karun.

Katalis utama yang berpotensi mengubah struktur teknis saat ini adalah penantian peluncuran Grayscale Chainlink ETF (GLINK). Analis dari Bloomberg, Eric Balchunas, telah mengonfirmasi bahwa peluncuran produk ini akan segera terjadi. ETF ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih teregulasi bagi para investor untuk memiliki token LINK. Grayscale telah mengajukan permohonan kepada SEC untuk mengubah perwalian mereka yang sudah ada menjadi ETF spot, yang direncanakan akan diperdagangkan di NYSE Arca dengan simbol GLNK. Langkah ini sejalan dengan strategi Grayscale yang lebih luas untuk meluncurkan dana yang diperdagangkan di bursa untuk altcoin, yang berpotensi menciptakan permintaan struktural yang signifikan.

Chainlink terus memantapkan dirinya sebagai infrastruktur penting dalam ekosistem Web3, terutama melalui protokol interoperabilitas lintas rantai (CCIP). Kegunaan CCIP semakin terbukti nyata; pada tahun 2025, transfer lintas rantai dilaporkan melonjak sebesar 600%, mencapai volume transaksi sebesar 2,2 miliar dolar. Adopsi institusional juga menunjukkan tren positif, terbukti dengan integrasi CCIP oleh klien Deutsche Bank, serta pemanfaatan protokol ini oleh proyek Rubicon dari General TAO Ventures untuk staking antar-jaringan.

Lebih lanjut, oracle Chainlink saat ini menjadi tulang punggung bagi Total Value Locked (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) secara keseluruhan, yang diperkirakan mencapai sekitar 48,5 miliar dolar. Kejelasan regulasi juga dapat memperkuat status LINK sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan teknologi blockchain, mengingat Chainlink telah bergabung dengan Crypto Task Force SEC pada tanggal 20 Juli untuk membantu merumuskan aturan tokenisasi.

Oleh karena itu, pasar saat ini berada di persimpangan jalan: kelemahan teknis jangka pendek berbanding terbalik dengan pendorong fundamental yang kuat, terutama terkait adopsi institusional dan perkembangan CCIP. Meskipun beberapa proyeksi jangka pendek untuk November 2025 memperkirakan harga rata-rata di sekitar 12,08 dolar, target jangka panjang yang disebutkan dalam laporan analisis mencapai angka 32 dolar atau bahkan 47 dolar, menunjukkan optimisme yang lebih besar di masa mendatang.

9 Tampilan

Sumber-sumber

  • blockchain.news

  • Vertex AI Search

  • Vertex AI Search

  • Vertex AI Search

  • Vertex AI Search

  • Vertex AI Search

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.