Tren Terkini dan Destinasi Populer untuk Wisatawan Solo di Tahun 2025

Diedit oleh: Irina Davgaleva

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan pergeseran prioritas hidup, tren perjalanan mandiri atau solo traveling semakin mengemuka. Pada tahun 2025, faktor utama dalam menentukan pilihan destinasi adalah otonomi dan pengalaman yang benar-benar unik. Wisatawan kini sangat menghargai kebebasan penuh serta kemampuan untuk mengontrol setiap aspek liburan mereka demi keamanan dan kepuasan maksimal. Data menunjukkan bahwa tren ini semakin kuat, terutama di kalangan perempuan; sekitar 40 persen wanita memilih untuk bepergian sendirian pada tahun 2025, angka ini meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di kalangan wisatawan Rusia sendiri, porsi pelancong solo telah mencapai 11,4 persen. Para pelancong ini mencari ketenangan, sensasi baru, sekaligus kesempatan mendalam untuk menyerap budaya dan keindahan alam lokal.

Pertumbuhan signifikan dalam wisata mandiri ini mencerminkan pergeseran global menuju pencarian otonomi pribadi dan interaksi budaya yang lebih substansial, bukan sekadar kunjungan permukaan.

Destinasi Unggulan Berdasarkan Tren 2025

Berdasarkan tinjauan tren tahun 2025, beberapa lokasi menonjol sebagai pilihan utama bagi para petualang solo.

Islandia: Surga Keamanan dan Keajaiban Alam

Islandia tetap menduduki peringkat teratas dalam survei keamanan global, menjadikannya destinasi idaman bagi mereka yang baru pertama kali bepergian sendirian. Tingkat kriminalitas yang sangat rendah dan infrastruktur yang mapan memudahkan penjelajahan atraksi ikonik seperti Blue Lagoon dan bentangan lanskap vulkanik yang megah. Ibu kota Reykjavik sangat ramah untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, sementara tur Golden Circle menawarkan akses mudah ke air terjun spektakuler dan pantai berpasir hitam. Meskipun demikian, perlu diperhatikan bahwa lonjakan kunjungan—mencapai lebih dari 1,8 juta turis antara September 2024 hingga Juli 2025—kemungkinan akan memengaruhi struktur harga akomodasi dan layanan.

Lisbon: Perpaduan Budaya, Kenyamanan, dan Ekskursi Harian

Lisbon, Portugal, memikat para penjelajah tunggal dengan keramahan suasananya dan warisan budaya yang kaya, termasuk musik Fado yang khas serta kawasan bersejarah yang mudah dijangkau. Kota ini diakui sebagai salah satu kota metropolitan teraman di Eropa, sebuah pertimbangan krusial bagi wanita yang bepergian tanpa pendamping. Iklimnya yang sejuk dan ritme hidup yang santai dilengkapi dengan kemudahan melakukan perjalanan sehari ke Sintra dan Cascais. Di kota-kota seperti Lisbon, menjalin koneksi baru terasa lebih alami saat bersantai di kafe-kafe lokal atau menikmati pemandangan dari sudut pandang kota.

Alonissos: Ketenangan di Pulau Yunani

Bagi mereka yang mendambakan ketenangan sejati, Pulau Alonissos di Yunani menawarkan alam yang masih perawan dan keramahan otentik, jauh dari hiruk pikuk pusat wisata yang padat. Wisatawan dapat menjelajahi desa-desa tradisional dan perairan sebening kristal di Taman Laut Nasional, yang merupakan habitat bagi lumba-lumba dan anjing laut biarawan langka. Pilihan ini sangat ideal bagi para pencinta keheningan dan rute pendakian di tengah kebun zaitun.

Irlandia: Jalur Pendakian dan Legenda Sejarah

Bagian selatan Irlandia, khususnya pesisir County Waterford, menawarkan rute yang belum terlalu terjamah, cocok untuk ekspedisi berjalan kaki atau bersepeda. Kawasan ini memungkinkan wisatawan menggabungkan penjelajahan jalur alam yang indah dengan studi warisan sejarah, mulai dari jejak Viking di Waterford hingga kastil abad pertengahan di Kilkenny. Kehangatan penduduk lokal turut memberikan rasa aman tambahan bagi para tamu yang datang sendirian.

Munich: Harmoni Budaya dan Alam

Munich, Jerman, berhasil memadukan museum kelas dunia dan taman luas seperti English Garden dengan konektivitas transportasi yang unggul berkat jaringan kereta api yang efisien. Kota ini berfungsi sebagai basis yang nyaman untuk memadukan kekayaan budaya kota dengan akses mudah menuju Pegunungan Alpen terdekat, danau-danau indah, atau bahkan negara tetangga.

Chiang Mai: Permata Asia yang Terjangkau dan Modern

Sementara itu, Chiang Mai di Thailand tetap menjadi pusat daya tarik karena keterjangkauannya, infrastruktur digital yang andal, dan komunitas pekerja lepas yang aktif. Di sini, kuil-kuil kuno berdiri berdampingan dengan ruang kerja bersama modern.

Sikkim: Ziarah Spiritual di Himalaya

Wilayah Sikkim di India menyajikan kombinasi unik antara budaya Buddha yang mendalam dan jalur pendakian di Himalaya. Meskipun penduduk lokalnya ramah dan harga relatif moderat, calon pelancong perlu mencatat bahwa perizinan lokal yang rumit sering kali diperlukan untuk mengakses area pegunungan terpencil, membuat tur kelompok menjadi opsi yang lebih praktis dalam situasi tersebut.

Secara keseluruhan, perjalanan solo di tahun 2025 menunjukkan keragaman yang luar biasa. Orang-orang berburu cakrawala baru sambil tetap mengutamakan rasa aman dan nyaman. Keputusan akhir mengenai negara tujuan sangat bergantung pada preferensi pribadi: apakah mencari kedamaian alam atau justru kekayaan budaya dan hiburan perkotaan.

43 Tampilan

Sumber-sumber

  • OBOZREVATEL

  • Time Out

  • Solos Holidays

  • Athens24.com

  • Nomadic Matt

  • Across Every Border

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.