Warisan Budaya Mesir di Jantung Strategi Pariwisata Pasca Peluncuran GEM dan Kolaborasi Internasional

Diedit oleh: Irina Davgaleva

Koridor makam kerajaan dengan lukisan dinding yang diawetkan di Lembah Raja-raja.

Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Ahmed Issa, menegaskan bahwa pelestarian dan promosi warisan purbakala tetap menjadi poros utama dalam kebijakan nasional negara tersebut. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata di masa mendatang harus berjalan selaras dengan upaya perlindungan nilai-nilai budaya, sekaligus merefleksikan peran penting Mesir dalam agenda pembangunan berkelanjutan global.

Kolos-kolos batu di pintu masuk kuil Mesir kuno di Luxor.

Menteri Issa mengingatkan kontribusi signifikan yang telah diberikan Mesir terhadap inisiatif internasional, termasuk kesuksesan penyelenggaraan KTT iklim COP27. Ia menekankan bahwa pariwisata budaya adalah inti dari strategi nasional, yang memungkinkan penguatan potensi ekonomi sekaligus menjaga kelestarian peninggalan masa lalu secara simultan.

Pada tanggal 13 Desember 2025, Ahmed Issa berpartisipasi dalam KTT Kesembilan Museum Agung Mesir (GEM) yang diselenggarakan di Athena. Fokus utama forum tersebut adalah deklarasi bertajuk “Mesir 2025”, yang dirancang untuk memajukan pendidikan, mengadopsi teknologi modern, dan memerangi perdagangan artefak ilegal. Dalam pertemuan tersebut, diumumkan juga bahwa Mesir akan menjadi tuan rumah KTT Kementerian Pariwisata berikutnya pada tahun 2027.

Perhatian khusus tertuju pada Museum Agung Mesir (GEM) itu sendiri, yang secara resmi dibuka pada 1 November 2025 setelah melalui proses pembangunan yang memakan waktu lebih dari dua dekade. Kompleks museum baru ini kini berdiri sebagai pusat arkeologi Mesir terbesar di dunia dan menjadi simbol nyata dari kebijakan budaya modern negara tersebut.

Melanjutkan momentum ini, pada tanggal 14 Desember, Menteri Issa menghadiri presentasi dua cetakan plester harta karun dari makam Tutankhamun yang telah selesai direstorasi. Proyek kolaborasi dengan Institut Arkeologi Jerman ini menjadi contoh sukses kerja sama internasional yang akarnya telah terjalin sejak penemuan makam pada tahun 1922. Dr. Mohamed Sameh Khaled, kepala proyek, menyatakan bahwa proses restorasi telah memenuhi standar internasional tertinggi. Menteri menyampaikan apresiasinya kepada para spesialis Jerman serta Direktur Layanan Purbakala Mesir, Dieter Raue, atas kontribusi mereka dalam upaya konservasi monumen bersejarah.

Secara paralel, Kementerian Pariwisata juga gencar mengembangkan inisiatif berbasis digital. Dari bulan Oktober hingga Desember 2025, edisi ketiga dari kompetisi “GEM Hackathon” dilaksanakan dengan tema “GEM Berbasis Data: Mendengarkan Setiap Suara”, bekerja sama dengan platform RiseUp. Inisiatif ini bertujuan mengintegrasikan teknologi analisis data untuk meningkatkan pengalaman pengunjung museum dan memperluas keterlibatan publik.

Dalam serangkaian pertemuan internasional, Mesir terus memperkuat jalinan kemitraan dengan pihak luar negeri di sektor pariwisata. Pada forum bisnis Best in Business 2025, dibahas peluang kolaborasi baru antara Eropa dan Timur Tengah. Dr. Al-Takrimi, Kepala Pariwisata, memaparkan kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh sektor pariwisata Mesir di hadapan para pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, di pasar Prancis, diluncurkan inisiatif bersama baru bernama “Tourism Evasion” bersama organisasi Travel Evasion. Program ini berfokus pada penguatan ikatan budaya dan promosi rute-rute wisata unggulan Mesir kepada wisatawan Prancis.

Kesimpulannya, serangkaian langkah strategis—mulai dari proyek kolaborasi lintas negara hingga inovasi digital—menunjukkan bahwa Mesir secara mantap mengintegrasikan pariwisata, budaya, dan teknologi. Langkah ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memajukan warisan bangsa sebagai bagian integral dari visi pembangunan berkelanjutan di masa depan.

37 Tampilan

Sumber-sumber

  • اليوم السابع

  • المطور

  • مصراوى - Masrawy

  • جريدة سيف الأمة

  • Grand Egyptian Museum

  • معلومات مباشر

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.