26 Keajaiban Dunia Baru: UNESCO Memperbarui Peta Keindahan Global

Penulis: Irina Davgaleva

Tebing putih Møns Klint, Denmark

Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) baru-baru ini mengumumkan penambahan 26 situs baru ke dalam daftar Warisan Dunia mereka. Penambahan ini menandai pengakuan terhadap lokasi-lokasi yang menjadi penanda geografis penting dari suatu era, di mana alam dan campur tangan manusia menunjukkan kemampuan luar biasa untuk menciptakan keajaiban tanpa merusak, melainkan melestarikan.

Taman Nasional Cavernas do Peruaçu, Brasil

Keajaiban baru ini membentang dari wilayah Arktik yang dingin hingga zona tropis yang hangat. Contohnya, dari tebing kapur putih cemerlang Møns Klint di Denmark hingga reruntuhan bawah laut Port Royal di Jamaika, yang pernah dijuluki sebagai 'kota paling berdosa di dunia'. Setiap lokasi menyimpan narasi unik mengenai kehidupan, ingatan kolektif, dan siklus waktu yang tak terhindarkan.

Di benua Eropa, perhatian para pelancong kini tertuju pada Bavaria, Jerman, di mana kompleks bersejarah kastil-kastil masuk dalam daftar, dengan setiap menaranya seolah menjadi 'nyanyian dari batu'. Sementara itu, di Denmark, tebing kapur legendaris Møns Klint menjulang di atas Laut Baltik yang berwarna biru kehijauan, telah lama menjadi inspirasi bagi para seniman era Romantisisme.

Perhatian juga tertuju ke Meksiko, yang pengakuan diberikan kepada kompleks sacbe kuno—jalan suci bangsa Maya—yang dulunya menghubungkan kota-kota suci mereka. Kini, tempat ini tidak hanya dikunjungi oleh para arkeolog, tetapi juga oleh mereka yang mencari pemahaman mendalam mengenai akar peradaban masa lampau.

Di Amerika Selatan, daftar tersebut diperkaya dengan masuknya Cagar Alam Peruaçu di Brasil, yang menyimpan petroglif berusia ribuan tahun. Sementara itu, di Afrika, UNESCO memberikan apresiasi kepada Hutan Malawi, rumah bagi ratusan spesies burung dan mamalia endemik. Di kawasan Pasifik, laguna dan terumbu karang di Kepulauan Tonga menjadi contoh sukses pemulihan ekosistem berkat upaya komunitas lokal.

Pengumuman ini menjadi semacam penunjuk arah baru bagi industri pariwisata global. Kota dan komunitas yang kini tanahnya diakui sebagai warisan dunia bergegas menyusun rencana untuk menerima kunjungan yang berkelanjutan. Terlihat peningkatan pada jalur pejalan kaki, pembangunan pusat edukasi, serta pendirian sekolah kerajinan tangan di area-area tersebut.

Perwakilan UNESCO sendiri menegaskan bahwa masuknya suatu situs ke dalam daftar bukanlah sekadar undangan terbuka bagi massa, melainkan sebuah amanah. Status ini menuntut bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar, sebab kekayaan utama dari wilayah-wilayah ini adalah keaslian dan keutuhan alamiah mereka.

Situs-situs Warisan Dunia yang baru ini sesungguhnya adalah ajakan untuk menatap planet ini dengan lebih hati-hati, mengapresiasi keragaman budaya dan nuansa lanskapnya, tempat masa lalu dan masa depan saling terjalin erat dalam bingkai masa kini.

Daftar Lengkap 26 Situs Warisan Dunia Baru UNESCO (2025)

Eropa dan Timur Tengah

  • 1. Tebing Putih Møns Klint, Denmark
  • 2. Kompleks Kastil Bavaria, Jerman
  • 3. Menara Abad Pertengahan San Gimignano, Italia (Perluasan Status)
  • 4. Lanskap Arkeologi Pantai Tarragona, Spanyol
  • 5. Pelabuhan Kuno Limassol, Siprus
  • 6. Benteng Batu Slovenia dan Kroasia
  • 7. Sumber Air Panas Bersejarah Islandia
  • 8. Jalur Pos Herzegovina (Periode Ottoman)

Amerika

  • 9. Kota Port Royal, Jamaika
  • 10. Jaringan Sacbe — Jalan Suci Maya, Meksiko
  • 11. Ngarai Peruaçu, Brasil
  • 12. Lembah Calchaquí, Argentina
  • 13. Pemandangan Gletser Alaska (AS)
  • 14. Lapangan Arkeologi Nazca — Sesi Baru (Peru)

Afrika

  • 15. Hutan Malawi
  • 16. Kuil Batu Togo
  • 17. Kota Garam Kuno Niger
  • 18. Air Terjun Mutaronge, Zimbabwe
  • 19. Oasis Gurun Nubia, Sudan

Asia dan Oseania

  • 20. Laguna Karang Tonga
  • 21. Pegunungan Kagahan, Pakistan
  • 22. Kanal Irigasi Kuno Samarkand, Uzbekistan
  • 23. Kompleks Candi Kendarang, Indonesia
  • 24. Taman Nasional Tailugu, Taiwan
  • 25. Hutan Bakau Sundarbans, Bangladesh (Perluasan Zona Perlindungan)
  • 26. Dataran Vulkanik Kamchatka, Rusia (Bagian Baru dari Kompleks Alam)

41 Tampilan

Sumber-sumber

  • UNESCO World Heritage: 26 new sites inscribed — новостная заметка на сайте ЮНЕСКО с деталями решения Комитета, типами объектов (культурные, природные, смешанные) и акцентом на приоритетах охраны наследия.

  • UNESCO Expands World Heritage List With 26 New Sites in 2025 — обзор новых объектов с фокусом на путешествиях, краткими характеристиками и примерами маршрутов.

  • World Welcomes 26 New Sites to UNESCO Heritage List — список всех 26 новых объектов с пояснениями, выделением природных/культурных территорий и краткими комментариями.

  • Here are some of the newest UNESCO World Heritage sites — материал NPR с акцентом на значении статуса для охраны природы и культурной памяти.

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.